26 Juli 2008

- Upacara Adat


Prosesi Jawa di rumah, kita percayakan sepenuhnya ke Bu Djoko, sang perias pengantin. Mulai dari siraman, dodol dawet, kerik rambut, midodareni, akad dan panggih. Karena keterbatasan waktu, ada beberapa prosesi yang terpaksa di-cut, karena jam 11.30 para pria harus sudah berangkat Jum'atan. Namun mudah-mudahan tidak mengurangi kekhidmatan upacara.

Untuk di resepsi sendiri kita juga menyerahkan sepenuhnya ke tante Djus. Seperti biasa, prosesi di adat Minang dibuka dengan Tari Gelombang, dan Tari Piring.

Acara-acara ini dirancang sedemikian rupa sehingga terkesan padat tanpa kehilangan maknanya. Oleh karena itu para undangan diharapkan datang tepat pada waktunya.

Tidak ada komentar: